Tue. Nov 29th, 2022

Guna menjaga tampilan tetap rapi, banyak pria mengandalkan alat cukur untuk memangkas jenggot dan kumis. Karena kegiatan ini terus dilakukan secara berulang, jangan lupa perihal perawatan dan kebersihan alat cukur pria yang dimiliki. Sebab hal ini tak lain adalah demi kepentingan tubuh anda sendiri agar kulit tidak iritasi. Yuk ketahui tips merawatnya dengan tepat berikut ini.

Tips Merawat dan Menjaga Kebersihan Alat Cukur

1. Bersihkan Pisau Cukur Setelah Digunakan

Setiap selesai menggunakan alat cukur, pastikan anda tidak lupa membersihkannya sebelum menyimpan alat cukur tersebut. Apalagi membersihkan pisau cukur ini dapat dilakukan dengan mudah dan tidak merepotkan. Cukup siram pisau cukur dengan air bersih secara perlahan. Kemudian siapkan wadah berisikan air panas dan rendam pisau cukur di dalamnya.

Diamkan sekitar lima menit dalam wadah berisi air panas dan bilas kembali dengan hati hati. Tujuan merendam alat cukur di dalam wadah air panas adalah untuk mengangkat kotoran yang menempel pada pisau. Jadi bakteri, sel sel kulit mati, maupun sisa kumis dan jenggot tidak akan menempel pada pisau.

2. Keringkan Pisau Cukur

Apabila alat cukur pria yang dimiliki sudah dibersihkan, jangan langsung menyimpannya. Sebaiknya keringkan terlebih dahulu, sebab area yang lembap merupakan tempat ideal bagi mikroorganisme untuk berkembangbiak. Selain itu, mata pisau cukur yang dibiarkan basah berpotensi lebih mudah karatan.

Dan jika anda tidak menyadarinya kemudian menggunakan pisau cukur yang sudah berkarat, tentu berisiko membuat iritasi pada kulit hingga memicu timbulnya infeksi. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mengeringkannya. Anda bisa menggunakan lap atau handuk kecil atau tisu kering yang bersih untuk membantu mengeringkan pisau cukur.

3. Simpan Pisau Cukur di Tempat yang Tepat

Tempat menyimpan pisau cukur sebaiknya diperhatikan dan tidak diletakkan secara sembarangan. Akan lebih baik apabila anda tidak menyimpannya di kamar mandi yang merupakan area lembap. Dianjurkan untuk mencari tempat yang kering untuk meminimalkan perkembangan bakteri.

4. Ingat Frekuensi Pemakaian Ganti Pisau Cukur

Meskipun telah dirawat dan dijaga kebersihannya dengan baik, namun alat cukur pria tetap perlu diganti secara berkala. Jadi anda perlu mengingat frekuensi pemakaian pisau cukur untuk mengetahui waktu yang tepat menggantinya. Dan apabila anda termasuk orang yang mempunyai kumis atau jenggot lebat, maka waktu menggantinya pasti harus lebih sering.

Sebab itu berarti frekuensi pemakaian pisau cukur juga jauh lebih sering. Adapun waktu yang tepat untuk mengganti pisau cukur setidaknya yaitu setelah enam sampai delapan kali pemakaian. Karena dengan frekuensi tersebut, maka pisau cukur pasti sudah mulai kehilangan ketajamannya. Untuk memudahkan efektivitas dan sanitasi ketika mencukur, anda perlu menggantinya.

Itu dia tips merawat dan menjaga kebersihan alat cukur. Pastikan anda melakukannya mulai sekarang dan ganti alat cukur jika sudah waktunya. Supaya mengganti alat cukur tidak repot, anda dapat memesan Triple Blade Men’s Shaver dari Olaif secara online dengan praktis. Telah dilengkapi tiga mata pisau, alat cukur ini menawarkan efektivitas dalam kegiatan mencukur.

 

 

By roket