Lifestyle

5 Kebiasaan Baru di Masa Pandemi dari Belanja sampai Kerja

Summary

Kebiasaan baru di masa pandemi mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Tidak ada yang menyangka juga bahwa kini semua perusahaan bisa merasakan suasana bekerja dari rumah. Ada yang senang tapi ada juga yang akhirnya tidak tahan karena seperti berkurang di dalam […]

Kebiasaan baru di masa pandemi mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Tidak ada yang menyangka juga bahwa kini semua perusahaan bisa merasakan suasana bekerja dari rumah. Ada yang senang tapi ada juga yang akhirnya tidak tahan karena seperti berkurang di dalam rumah.

Namun, ada juga yang akhirnya berusaha beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi. Termasuk lahirnya beberapa layanan kredit cepat yang memberikan layanan online sehingga bisa lebih banyak dijangkau oleh masyarakat luas.

Berikut adalah beberapa kebiasaan baru di masa pandemi yang perlu kamu ketahui agar bisa lebih cepat beradaptasi dengan jangka waktu yang cukup panjang mengingat virus ini terus bermutasi serta kesadaran masyarakat yang kurang sehingga membuat angka pasien yang terpapar justru makin naik.

1. Kerja dari rumah

Beberapa kantor pemerintah dan swasta akhirnya memberlakukan pembatasan kerja di kantor. Mulai dari pembatasan kapasitas antara 25% sampai dengan 50%, bahkan ada yang menerapkan kebijakan WFH full dari sejak awal pandemi sampai dengan saat ini.

Kebijakan ini tentu memiliki dua sisi koin yang berbeda termasuk di dalamnya pro dan kontra. Untuk urusan yang bersifat administratif, masih banyak yang tidak bisa dilakukan hanya dari rumah saja. Sehingga kadang-kadang masih harus dilakukan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat.

Namun, hal tersebut juga menjadi masalah baru bagi sebagian keluarga yang baru membina rumah tangga. Pekerjaan mereka di rumah menjadi bertambah. Selain tetap harus bekerja, juga mengurus anak dan istri sekaligus di rumah.

2. Belanja tinggal pesan secara online

Dengan segala upaya pembatasan kegiatan di luar, akhirnya kebiasaan belanja langsung ke pasar atau swalayan pun menjadi berkurang. Ada hal yang memang membuat sebagian orang merasa puas jika bisa belanja langsung karena bisa memeriksa langsung kualitas barang yang akan dibeli.

Namun, dengan kondisi yang ada pada akhirnya ada juga yang mulai mengubah kebiasaan belanja langsung tersebut dengan belanja online. Kini perusahaan logistik kebanjiran pesanan karena mereka tidak hanya melayani kebutuhan reguler saja tetapi untuk kebutuhan harian seperti pemenuhan kebutuhan sehari-hari pun menjadi peluang baru yang harus mereka layani.

3. Dine in di mobil

Sekalipun pemesanan makanan secara online masih tetap berjalan, tetap saja akan sangat berbeda rasanya jika dinikmati langsung secara hangat di tempatnya. Maka, beberapa restoran akhirnya menyesuaikan dengan memberikan layanan dine in di mobil. 

Kita bisa memesan dari mobil, kemudian makanan dan minuman akan diantar langsung ke mobil untuk mencegah bertemu orang lain di dalam satu ruangan yang sama di restoran. Cara ini memang sedikit lebih ribet tetapi tetap harus dilakukan agar operasional restoran tetap bisa berjalan.

4. Cari pinjaman secara online

Begitu juga dalam urusan finansial. Kini semua layanan perbankan pun dilakukan secara online. Mulai dari buka rekening sampai transaksi harian ataupun bulanan. Tak kalah penting adalah layanan kredit cepat yang kini juga memanfaatkan layanan secara online.

Seperti yang dilakukan Kredivo sejak lama. Kredivo memberikan kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan untuk mendapatkan kemudahan pinjaman tunai yang dapat digunakan untuk kebutuhan apapun.

Kredivo tidak hanya menyediakan layanan pinjaman secara online tetapi juga penggunaan aplikasi untuk belanja secara offline sekalipun. Beberapa outlet yang sudah bekerja sama sebut saja seperti IKEA, MCD, Erafone, Electronic City dan lainnya.

Bunga kredit Kredivo sangat terjangkau hanya 2,6% per bulan baik untuk kebutuhan belanja maupun untuk mengajukan pinjaman tunai. Tenornya antara 3, 6 sampai dengan 12 bulan. Aplikasinya juga sudah tersedia baik itu di App Store maupun Google Play Store. 

Syarat pendaftaran cukup mudah, punya penghasilan tetap minimal Rp3 juta per bulan, berusia antara 18-60 tahun dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri.

5. Selalu pakai masker

Kebiasaan baru yang paling penting namun masih ada sebagian masyarakat yang abai adalah penggunaan masker. Dianjurkan sekali tetap mengenakan masker terutama saat ke luar rumah. Untuk mencegah terpapar virus corona. Karena ada beberapa pasien yang terpapar dari orang yang terinfeksi virus tanpa gejala. 

Mencegah hal tersebut, pemerintah berulang kali mengimbau seluruh lapisan masyarakat tetap menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan) sebagai fundamental dasar demi memutus mata rantai penularan di tempat-tempat umum.