Adab Berhubungan Badan Menurut Syariat Islam

Jangan Coba-Coba! Inilah Gaya Saat Berhubungan Intim yang Diharamkan dalam  Agama Islam ⋆ Posciety

Dalam Islam, hubungan suami istri bisa menjadi nilai ibadah dan berpahala jika dilakukan sesuai dengan aturan Syariat Islam.

Dari Abu Dzar, Nabi Muhammad Shallallahu a’laihi wasallam bersabda :

“Dan hubungan badan diantara kalian adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mendatangi istri dengan syahwat (disetubuhi) bisa bernilai pahala?” Beliau berkata,”Bagaimana pendapatmu jika ada yang meletakkan syahwat tersebut pada yang haram (berzina) bukankah bernilai dosa? Maka sudah sepantasnya meletakkan syahwat tersebut pada yang halal mendatangkan pahala.” (HR. Muslim no. 1006).

Melakukan hubungan badan bisa bernilai ibadah maksudnya apabila untuk menunaikan hak istri, bergaul baik dengannya, dan melakukan kebajikan seperti yang Allah perintahkan. Berita terkini hari ini, cara melakukan hubungan badan juga harus sesuai dengan aturan Islam.

Adab –Adab Berhubungan Badan

  1. Berhias dan Memberikan Penampilan Yang Terbaik

Baik sang suami maupun istri dianjurkan untuk berhias sebelum melakukan hubungan intim. Misalnya bersiwak dan menggunakan minyak wangi terlebih dahulu. Selain itu, hiasi kamar supaya lebih romantis dan bisa memunculkan rasa cinta diantara keduanya. Hal ini sesuai dengan sunnah Nabi yang terdapat dalam hadits Asma’ binti Yazid ra. Beliau ini merupakan salah satu perempuan-perempuan teladan utusan Rasulullah dari kaum perempuan.

  1. Berdoa Sebelum Melakukan Hubungan Suami Istri

Setelah kedua pasangan suami istri sama-sama siap untuk berhubungan badan, maka sang suami atau keduanya bisa membaca doa berhubungan badan secara bersamaan. Selain itu, ada juga doa saat sang suami mengeluarkan sperma, dan doa setelah melakukan hubungan suami istri. Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

  • Doa Sebelum Berhubungan Badan (Jima)

Sebelum melakukan hubungan badan dengan istri, sang suami disunnahkan membaca doa berikut :

Bismillah Allahumma jannibnassyyaithaana wa jannibi syaithoona maa razaqtanaa

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami”.

  • Doa Berhubungan Saat Mengeluarkan Air Mani

Saat mengeluarkan air mani, maka harus berdoa supaya air mani yang dikeluarkan tersebut bisa memberikan keturunan yang baik. Berikut lafaz doanya :

Allahumma’alnuthfatanaa dzurriyyatan thayyibah”.

Artinya : “Ya Allah jadikanlah nutfah kami ini menjadi keturunan yang baik (sholeh dan sholehah).

  • Doa Setelah Berhubungan Badan

Setelah selesai melakukan hubungan intim, maka suami istri harus mengucapkan hamdalah. Doa ini merupakan salah satu wujud rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kenikmatan kepada suami istri saat melakukan hubungan intim. Karena bagaimanapun dalam Islam berjimak antara suami istri itu termasuk ibadah. Adapun lafaz doanya sebagai berikut :

Alhamdulillahi ladzii kholaqo minal maa i basyaraa

Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan).

  1. Tidak Melakukan Hubungan Badan Dengan Tergesa Gesa

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah sang suami tidak boleh tergesa-gesa dalam berhubungan intim dengan sang istri. Selain itu, lakukan hubungan intim saat sang istri dan suami sudah sama-sama siap. Begitupun jika hubungan badan sudah selesai, maka sang suami sebaiknya tidak terburu-buru untuk cepat meninggalkan sang istri sebelum sang istri benar-benar sudah merasa puas juga. Karena bagaimanapun sang istri juga sama-sama ingin merasakan kepuasan dalam berhubungan intim seperti yang dirasakan oleh suami. Oleh karena itu, sang suami hendaknya memahami keinginan dan perasaan sang istri.

  1. Tidak Melalui Dubur

Islam membolehkan melakukan hubungan badan dengan berbagai gaya (posisi) sesuai dengan keinginan. Namun, Islam melarang dengan tegas menggauli istri melalui dubur. Dari segi medis pun hal ini bisa mempengaruhi kesehatan.

  1. Selalu Menjaga Kebersihan

Setelah melakukan hubungan intim maka lakukanlah mandi junub dengan tata cara yang benar.