SEO

Bagaimana Jika Postingan Website Terlanjur diplagiat

Summary

Kursus SEO terbaik di Jakarta selalu mengingatkan agar melindungi postingan dari tangan plagiator tidak bertanggungjawab. Karena apapun yang terjadi, ketika ada peristiwa plagiasi, pemilik karya yang sebenarnyalah yang tetap menjadi korban. Lalu bagaimana jika artikel sudah terlanjur diplagiasi? Berikut langkah […]

kursus SEO terbaik di Jakarta
kursus SEO terbaik di Jakarta

Kursus SEO terbaik di Jakarta selalu mengingatkan agar melindungi postingan dari tangan plagiator tidak bertanggungjawab. Karena apapun yang terjadi, ketika ada peristiwa plagiasi, pemilik karya yang sebenarnyalah yang tetap menjadi korban. Lalu bagaimana jika artikel sudah terlanjur diplagiasi? Berikut langkah yang harus anda lakukan :

  1. Menghubungi Pemilik Website

Mungkin anda baru sadar ada beberapa artikel di website yang dicopy paste tanpa izin setelah iseng mengeceknya di tool cek plagiarism. Kesal mungkin sudah pasti. Tapi marah saja tidak cukup. Anda harus melakukan hal nyata untuk menangani kasus plagiat ini. Salah satunya adalah menghubungi pemilik website.

Di dalam page website biasanya ada alamat kontak yang bisa dihubungi. Seperti alamat email ataupun nomor telephon. Tapi jika anda gagal menghubunginya, kursus SEO terbaik di Jakarta menyarankan agar menghubungi whois. Yaitu sebuah layanan pemilik domain seperti alamat, nama, nomor handphone dan lain sebagainya.

  1. Menghubungi Provider Hosting yang Bersangkutan

Dari Whois juga anda akan memperoleh data tentang provider hosting website tersebut. Hampir semua provider tidak setuju dengan proses plagiat. Berikan bukti nyata bahwa postingan anda diplagiat. Dengan demikian provider bisa menurunkan postingan atau men-takedown hasil plagiat tersebut.

  1. Melapor ke DMCA

Digital Millennium Copyright Act atau yang biasa disingkat dengan DMCA lembaga yang mengatur hak cipta atas konten-konten digital. Meskipun Digital Millennium Copyright Act ini ada di Amerika, namun banyak negara yang mengakuinya termasuk oleh Indonesia. Jika memang laporan anda terbukti, maka postingan hasil plagiasi tersebut akan diturunkan secara paksa.

  1. Membuat Halaman Disclaimer

Agar tidak lagi terjadi plagiat tanpa izin, cobalah untuk membuat halaman disclaimer. Di halaman tersebut anda tulis beberapa peraturan yang wajib dipatuhi oleh para pembaca. Termasuk tidak diizinkan untuk mengcopy paste tanpa izin pemilik website.

Halaman ini mungkin terkesan percuma saja jika dibaca oleh pembaca yang bandel. Tapi setidaknya anda sudah memberi ketegasan sejak awal tentang tidak setujunya anda pada aktifitas plagiasi.

Hasil karya diambil paksa tanpa izin memang menyebalkan. Tapi bukan berarti hal tersebut menjadi alasan untuk berhenti membuat artikel konten. Setelah mengetahui bagaimana cara ketika menghadapi artikel yang diplagiasi, kursus SEO terbaik di Jakarta memberikan tips melindungi website dari plagiator.

Yaitu dengan memasang custom CSS atau memasang plugin. Proses memasang memang perlu beberapa menit. Tapi manfaatnya lama sekali. Bagaimana? Sampai di sini anda tentu sudah paham bagaimana melindungi konten dari bahaya laten plagiasi.

Tetap jaga keunikan dan orisinilnya konten. Terlebih lagi jika konten tersebut sebagai strategi marketing online anda. Jika reputasi blog atau website sampai turun, jelas itu akan menurunkan reputasi dan berdampak pula pada turunnya omset penjualan menurut kursus SEO terbaik di Jakarta.