Sat. May 28th, 2022

Apakah masih bingung memilih bisnis yang berpeluang memberikan keuntungan besar? Mungkin jualan bensin eceran menjadi pilihan menjanjikan. Ide ini dianggap memiliki prospek yang baik karena bensin menjadi kebutuhan pokok dari kendaraan roda dua. Apalagi risiko yang dihadapkan terhitung minim. Agar dapat melakukan perhitungan, simak uraiannya berikut:

Analisis Peluang Usaha Bensin Eceran

Menjual bensin secara eceran dipercaya mampu mendatangkan keuntungan dan tergolong bisnis jangka panjang. Karena bahan bakar tersebut menjadi kebutuhan pokok dan akan tetap dicari oleh pengguna motor. Bensin yang dijual eceran juga banyak diminati pelanggan, terutama yang malas menunggu antrian panjang.

Sebelum membuka bisnis bensin eceran bisa melakukan riset secara sederhana untuk membuktikan peluang tersebut. Lihatlah kepadatan lalu lintas yang ada di sekitar atau amati berapa banyak pengguna yang memakai motor saat mobilitas. Ditambah lokasi SPBU yang jauh, tentu menjualnya eceran dapat mendatangkan laba besar.

Jual bensin eceran juga dianggap memiliki peluang menjanjikan karena dibutuhkan setiap hari. Bagi orang-orang yang tempat kerjanya jauh, tentu harus rutin mengisi bahan bakar. Kesempatan inilah yang menjadi celah untuk dimanfaatkan agar memperoleh keuntungan meski modal minim.

Info Lainnya : Berapa Modal Usaha Pom Bensin Mini? Simak Ulasannya Berikut Ini

Jenis Usaha Bensin Eceran

Jika memang berminat memulai usaha bensin eceran, tentukan dahulu jenis bisnis yang hendak dijalankan. Karena jenis usaha ini memiliki dua macam, yakni konvensional dan modern. Keduanya memang mendatangkan keuntungan, tapi masing-masing memiliki karakteristik. Berikut penjelasannya:

1. Konvensional

Menjual bahan bakar motor eceran dengan cara konvensional yaitu memanfaatkan botol berukuran satu liter sebagai wadah bensin. Jenis ini lebih minim modal karena peralatan yang dibutuhkan tidak banyak. Risiko kerugian yang ditanggung juga tidak terlalu besar. Namun laba yang didapatkan tergolong kecil, yakni untuk satu liternya antara Rp1.000 hingga Rp1.500.

2. Modern (Pertamini)

Jenis kedua ini modern dan cocok bagi yang memiliki modal besar. Usaha Pertamini cenderung diminati pelanggan karena ukurannya lebih akurat dan bisa dilihat langsung. Pertamini juga dapat menampung bahan bakar dalam jumlah banyak, jadi labanya besar. Tapi jika ingin memulai bisnis Pertamini harus ikut kemitraan dan mencari izin.

Tips Usaha Bensin Eceran

Setelah memilih jenis bisnis dari jualan bensin eceran, sekarang pahami tipsnya agar bisa mendatangkan keuntungan. Meskipun terlihat mudah, sebenarnya menjual bensin memerlukan strategi yang tepat. Beberapa tips yang dapat diikuti yaitu:

1. Cari Lokasi yang Strategis

Menjual bensin tentu harus dilakukan di tempat yang sering dilalui oleh kendaraan roda dua. Misalnya di lingkungan yang lalu lintasnya padat dan ramai. Cari juga lokasi yang minat pelanggannya lebih besar untuk membeli bensin eceran daripada harus antri. Jualan di sepanjang jalan nasional juga membuatnya lebih mudah ditemukan pelanggan.

2. Amati Kompetitor

Tips yang kedua yaitu lebih peka dengan sekitar dan jangan malas melakukan riset sederhana. Pastikan menjual bensin eceran dengan harga yang sesuai pasaran. Selain itu pilihlah tempat yang jauh dari kompetitor, seperti SPBU atau penjual lain. Karena lokasi yang terlalu berdekatan membuat minat pelanggan turun.

3. Beri Pelayanan yang Ramah

Tips terakhir, pastikan melayani pelanggan dengan baik. Tanyakan jumlah bensin yang hendak dibeli dengan ramah. Selain itu, tuangkan bahan bakar ke tangki motor dan jangan biarkan pembeli menuangkannya sendiri. Hal kecil seperti ini akan menghadirkan rasa dihargai kepada pelanggan.

Demikian penjelasan tentang bisnis jualan bensin eceran. Usaha tersebut dipercaya memiliki peluang yang menjanjikan dan berjangka panjang dengan melihat kebutuhan. Jika ingin memulainya, sebaiknya pilih jenis konvensional atau modern dengan mempertimbangkan modal. Lalu ikuti tipsnya agar usaha berjalan lancar.

Mau tau artikel lainnya? Lihat selengkapnya disini