Saksikan 6 Barang Paling mahal di Dunia yang Pernah Terjual di Balai Lelang

Summary

Tidak cuman kendaraan, balai lelang pun sering melelang banyak barang mahal yang unik. Lebih-lebih buat banyak kolektor barang unik, miliki barang unik, sangat jarang, dan banyak terbatas di bumi ini pasti jadi kepuasan khusus. Rupanya banyak beberapa barang mahal yang […]

Tidak cuman kendaraan, balai lelang pun sering melelang banyak barang mahal yang unik. Lebih-lebih buat banyak kolektor barang unik, miliki barang unik, sangat jarang, dan banyak terbatas di bumi ini pasti jadi kepuasan khusus. Rupanya banyak beberapa barang mahal yang pernah terjual di lelang. Buat Anda yang ingin tahu, saksikan 6 barang paling mahal di dunia yang pernah terjual di balai lelang, apa ya?
1. Lukisan Pablo Picasso
Lukisan Pablo Picasso, “The Woman of Algiers – Version O”, sukses pecahkan rekor pemasaran lukisan paling mahal yang pernah diselenggarakan balai lelang. Lelang ini dijalankan di Christie’s Auction House, serta proses lelang ini memerlukan waktu 11 menit saja. Lukisan Pablo Picasso ini dibikin pada fase 1954 – 1955, dan sukses terjual dengan nilai yang luar biasa, ialah Rp 2,3 triliun! Tidak itu saja, lukisan Picasso ini sukses memutus rekor yang awal mulanya digenggam oleh seniman Inggris, lukisan Francis Bacon yang dengan tajuk “Three Studies of Lucian Freud”, yang di saat itu terjual dengan harga Rp 1,8 triliun.
2. Patung L’Homme au doigt
Patung dari Alberto Giacometti ini dinamakan dengan L’Homme au doigt, atau pointing man. Patung ini sukses terjual di balai lelang Christie’s, New York. Patung ini mendapatkan predikat patung paling mahal di dunia, lantaran di waktu dilelang sukses terjual di harga Rp 1,8 triliun.
3. Blue Moon Diamond
Di tahun 2015 lalu, rumah lelang Sotheby di Jenewa melelang berlian 12,03 karat pada harga yang sensasional. Berlian ini jatuh pada tangan miliarder sekalian kolektor individu asal Hong Kong, Joseph Lau dan diberi teristimewa buat putrinya yang tengah berulang kali tahun ke 7 di ketika itu. Blue moon diamond dilukiskan oleh banyak ahli sebagai berlian yang prima, serta Joseph Lau memberikan nama berlian milik dia dengan panggilan “The Blue Moon of Josephine”. Berlian ini terjual di harga 643 miliar!
4. Perangko British Guiana 1c Magenta
Perangko berasal dari Inggris ini pertama kalinya dibuat di tahun 1856 dengan edisi terbatas Guyana Inggris. Perangko ini mendeskripsikan kapal monitor diikuti dengan kalimat “Damus Petimus Que Vicissim”, yang miliki makna kami berikan dan menghendakinya jadi balasan. Yang unik dari penemuan perangko paling mahal ini, di tahun 1873, Louis Vernon Vaughan tidak berencana mendapatkan perangko ini yang ada di koleksi surat punya pamannya. Perangko ini sukses terjual di harga Rp 126,7 miliar. Tidaklah heran sebab perangko ini cuman sisa satu di penjuru dunia.
5. Gaun Marilyn Monroe
Barang paling mahal yang pernah terjual di balai lelang lalu gaun punya Marilyn Monroe. Gaun ini jadi gaun historis karena digunakan ketika Monroe menyanyikan lagu “Senang Birthday” buat Presiden John F Kennedy di tahun 1962 lampau. Tidak dikira, ulang tahun John F Kennedy itu merupakan performa paling akhir Marilyn Monroe di khalayak, sebab di tahun yang serupa dalam bulan Agustus dia wafat. Ringkas, gaun ini lantas jadi target beberapa kolektor-kolektor dunia. Gaun bertabur payet yang elok ini selanjutnya sukses terjual di New York di tahun 1999 di Julien’s Auction, Los Angeles, Amerika Serikat dan terjual di harga setingkat Rp 64,4 miliar.
6. Kacamata Bulat John Lenon
Siapa gak kenal John Lenon? Musikus legendaris ini terus disayangi beberapa pengagumnya dari pelosok dunia biarpun dianya sendiri telah lama tanpa. Satu diantaranya barang punya Lennon yang terjual mahal di pelelangan merupakan kacamata bulat. Kacamata spektakuler ini terjual di dalam rumah lelang Sotheby, London dan sukses terjual dengan harga Rp 2,6 miliar.
Demikian 6 barang paling mahal yang pernah terjual di balai lelang, harga bikin menggeleng kepala kan? Pastinya, untuk data tempat lelang mobil sisa yang berada di Jakarta, Anda bisa berkunjung web sah IBID.